Nabi Isa AS akan turun ke bumi. Berita ini masih menjadi perdebatan di kalangan kaum Muslimin, apalagi kaum di luar Muslimin, yang sudah menganggap final bahwa Isa Almasih mati di gantung di kayu salib. Berita ini mungkin masih menimbulkan kontroversi bagi kaum muslimin, disebabkan adanya kemusykilan dari berita itu, atau belum adanya pengetahuan yang komplet yang mereka terima.

Betulkah orang yang sudah mati bisa hidup kembali? Bukankah Nabi Muhammad sebagai Rasul dan Nabi terakhir, dan apa perlunya Nabi Isa turun lagi ke bumi? Lalu apa tugas beliau turun ke bumi? Belum lagi jika menyangkut soal teknis, bagaimana cara beliau turun dan bagaimana cara interaksinya dengan umat Islam pada zamannya. Semuanya masih menimbulkan tanda tanya besar.

Nabi Isa turun ke bumi bukan sekedar kepercayaan akal-akalan, tetapi didasarkan pada dalil yang sahih. Dalam hadis Nawwas bin Sam’an yang panjang, yang membicarakan kemunculan Dajjal dan turunnya Isa, Rasulullah SAW bersabda, “Ketika Allah telah mengutus Almasih ibnu Maryam, turunlah Isa di menara putih di sebelah timur Damsyik (Suriah) dengan mengenakan dua buah pakaian yang dicelup dengan minyak Wars dan minyak Za’faran, dan kedua telapak tangannya diletakkan di kedua sayap Malaikat. Bila dia menundukkan kepala, menurunlah rambutnya, dan jika diangkatnya, kelihatan landai seperti Mutiara, maka tidak ada orang kafirpun yang mencium nafasnya kecuali pasti meninggal dunia. Padahal nafasnya itu sejauh mata memandang. Lalu Isa mencari Dajjal hingga menjumpainya di pintu Lodd, lantas dibunuhnya Dajjal. Kemudian Isa datang kepada suatu kaum yang telah dilindungi oleh Allah dari Dajjal, lalu Isa mengusap wajah mereka dan memberi tahu mereka tentang derajat mereka di surga.” (Sahih Muslim).

Allah berfirman, “Kaum Yahudi tidak membunuh Rasul-Nya, Isa ibnu Maryam, meskipun mereka mengaku hal itu dan pengikut Isa mempercayainya. Sebenarnya, Nabi Isa tidak terbunuh. Allah menggantikan orang yang menyerupai dirinya kepada mereka, sedangkan Isa diangkat Allah ke langit.

“Dan karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Almasih, Isa putra Maryam, Rasul Allah, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, melainkan orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka, sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang Isa benar-benar dalam keraguan tentang orang yang dibunuh itu, kecuali hanya mengikuti persangkaan belaka. Mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya, dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (An-Nisa: 157-158).

Allah menunjukkan dalam kitabnya bahwa Isa akan turun di akhir zaman. Dan turunnya itu merupakan pertanda bahwa kiamat sudah dekat. “Sesuungguhnya dia adalah tanda terjadinya kiamat.” (Az-Zuhruf: 61). Allah juga mengabarkan bahwa orang-orang Ahlikitab pada zaman itu akan beriman kepadanya. “Ahlikitab akan beriman kepadanya sebelum kematiannya.” (An-Nisa: 159).

Kapankah itu terjadi? Nabi Isa turun ke bumi setelah Dajjal merajalela di seantero jagat, lalu kapan Dajjal muncul?, Wallahu A’lam, Allah yang maha Tahu. Dalam hadis Bukhari dikatakan, Dajjal itu sudah ada, tetapi dikurung dan dibelenggu tangannya dalam sebuah biara di sebuah Pulau di tengah laut yang arahnya ke timur dari Jazirah Arab.

Firman Allah dalam surat An-Nisa ayat 157-159 menunjukkan orang-orang Yahudi tidak membunuh dan tidak menyalib Isa, tetapi Allah mengangkatnya ke langit. Sebagaimana juga disebutkan dalam surat Ali Imran ayat 55. “Ingatlah ketika Allah berfirman, “Hai Isa, sesungguhnya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkatmu kepadaku…”

Yang dimaksud dengan sinyalemen di atas bukan kematian, al-Maut, sebab jika yang dimaksud adalah kematian, Isa sama dengan orang-orang mukmin lainnya, yaitu diambil roh mereka lalu di bawa ke langit. Jika demikian tidak ada keistimewaan Isa dibandingkan dengan orang lain. Kalau yang dimaksud adalah rohnya berpisah dari tubuhnya. Tubuhnya masih berada di bumi, sebagaimana tubuh para Nabi atau manusia laiannya.

Firman Allah, “Tetapi (yang sebenarnya) Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya.” (An-Nisa: 158). Memberikan penjelasan bahwa Allah mengangkat tubuh dan rohnya sebagaimana halnya Isa akan turun dengan roh dan tubuhnya, seperti disebutkan dalam hadis Bukhari-Muslim, karena kalau yang maksud adalah “Mematikannya,” niscaya Allah berfirman, “Mereka tidak membunuhnya dan pula menyalibnya, tetapi dia meninggal dunia…..”

Oleh karena itu, sebagian ulama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan lafal “Mutawaffika” ialah “Qabidhuka”. Yakni memegang roh dan tubuhnya. Sedang lafal “At-Tawaffi”, tidak menghendaki atau menetapkan Tawaffi roh tanpa tubuh dan tidak pula tawaffi terhadap keduanya, kecuali dengan adanya Qarinah (indikasi atau alasan) tersendiri. Kadang-kadang lafal “Tawaffa”, berarti memegang roh ketika tidur, seperti dalam Surat Az-Zumar ayat 42 dan surat Ali Imran ayat 61.

Dalam tafsir Ibnu Jarir Athabari, tentang surat An-Nisa: 159, “Tidak ada seorangpun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepada Isa sebelum kematiannya.” Pendapat yang paling sahih adalah pendapat orang yang mengatakan bahwa takwil ayat ini ialah tidak ada seorangpun dari ahli kitab kecuali akan beriman kepada Isa sebelum Isa mati, Mauti, sebelum kematian Isa, demi Allah, sesungguhnya beliau sekarang masih hidup di sisi Allah. Bila nanti beliau turun ke bumi, semua orang akan beriman kepadanya (Tafsir Athabari).

Asy-Syaikhani lebih jelas lagi ketika meriwayatkan hadis dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah bersabda “Demi Allah yang diriku adalah di Tangan-Nya, benar-benar putra Maryam akan turun di tengah-tengah kamu sebagai juru damai yang adil, lalu ia menghancurkan salib, dan harta kekayaan melimpah ruah hingga tidak ada seorangpun yang mau menerima (sedekah atau zakat) dari orang lain, sehingga pada waktu itu sujud satu kali labih baik daripada dunia dan seisinya.”

Kemudian Abu Hurairah berkata, “Bacalah firman Allah ini – An-Nisa ayat 159, jika Anda mau.”

Imam Muslim meriwayatkan dari Jabir RA, ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah bersabda, “akan senantiasa ada golongan dari umatku yang berjuang membela kebenaran dengan memperoleh pertolongan hingga datangnya hari kiamat… kemudian akan turun Isa putra Maryam AS, lalu pemimpin mereka berkata (kepada Isa): silahkan anda salat mengimami kami. Isa menjawab, tidak usah, sesungguhnya sebagian kalian sudah pemimpin bagi sebagian yang lain, sebagai manifestasi kepemimpinan dari Allah bagi umat ini.” (Shahih Muslim).

Nabi Isa turun ke bumi ketika orang-orang islam sedang menyusun saf hendak salat Subuh dan Imam salat mereka sudah maju. Imam itu lalu mundur dan mempersilahkan Nabi Isa maju untuk mengimami mereka, tetapi beliau menolak. Di dalam hadis disebutkan “dan Imam mereka, atau imam pasukan islam, adalah seorang yang saleh. Ketika imam mereka sudah maju untuk salat Subuh, turunlah Isa bin Maryam. Imam itu mundur, berjalan membungkuk dan mempersilahkan Isa maju, Isa meletakkan tangannya di pundak imam itu dan berkata kepadanya, “Majulah dan salatlah, sebab imam ini di qamatkan untukmu,” imam itu lalu salat bersama mereka.

Nabi Isa turun ke bumi bukan untuk meneruskan risalahnya, tetapi hanya akan menunjukkan jalan yang lurus kepada umatnya yang telah sesat, dan kembali kepada agama islam, yaitu mengikuti risalah Nabi Muhammad SAW. Karena itulah, nabi Isa tidak  mau menajdi Imam bagi umat Muhammad, sebab, dalam hal ini Nabi Isa adalah bagian dari umat Muhammad.

Tidak majunya Isa menjadi Imam Salat adalah bukti, dia datang sebagai pengikut Rasulullah SAW dan melaksanakan hukum dengan dasar Al-Qur’an, bukan dengan Injil. Karena syariat Al-Qur’an merupakan penyempurna syariat-syariat sebelumnya. Disamping itu Allah telah mengambil sumpah dan janji dari para Nabi, mereka akan beriman kepada Nabi Muhammad dan mengikutinya jika beliau diutus jika beliau masih hidup.

Al-Qur’an menunjukkan dalil itu, “Dan ketika Allah mengambil perjanjian dari para Nabi, sungguh apa saja yang aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu seorang Rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan bersungguh beriman kepadanya dan  menolongnya Allah berfirman, “Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu? Mereka menjawab,”Kami mengakui.” Allah berfirman, “Kalau begitu saksikanlah, dan aku menjadi saksi bersamamu, barangsiapa  yang berpaling sesudah itu, mereka itulah orang-orang yang fasik (Ali Imran: 81-82.

Lalu bagaimana dengan hadis Nabi yang menyebutkan, “Tidak ada Nabi sesudah saya (Muhammad)?” apakah ini tidak bertolak belakang dengan maksudnya? Menurut An-Nawawi, pensyarah hadis ini adalah logika yang salah. Sebab dengan turunnya Isa tidak dimaksudkan bahwa dia turun sebagai Nabi dengan syariat yang menghapus syariat kita, tidak disebutkan begitu dalam hadis ini, tidak juga di dalam hadis lain. Namun Isa akan turun sebagai hakim yang adil, yang melaksanakan syariat kita, menghidupkan syariat kita, yang sudah ditinggalkan oleh manusia.

Pekerjaan pertama yang akan dilakukan oleh Nabi Isa adalah menghadapi Dajjal. Setelah turun, Isa menuju Baitulmakdis, tempat Dajjal dikepung oleh pasukan Muslim. Isa memerintahkan mereka untuk membuka pintu. Dalam beberapa hadis disebutkan, Rasulullah bersabda, “Isa berseru, Bukakan pintu, mereka lalu membukanya, dan dibalik pintu itu ada Dajjal bersama 70.000 orang Yahudi, yang semuanya membawa perisai dan pedang. Ketika Dajjal memandang Isa, laksana garam yang mencair di lautan, ia melarikan diri, Isa mengejarnya sampai di pintu gerbang Ludd timur (salah satu daerah di timur tengah), kemudian membunuhnya, dan Allah mengalahkan kaumYahudi.

Rahasia luluhnya Dajjal adalah, Allah memberikan kepada Nabi Isa bau khusus yang kalau dicium oleh orang kafir, si kafir itu akan mati. Dalam sebuah hadis Shahih Muslim, yang panjang disebutkan, “Saat dia (Dajjal) dalam keadaan demikian, Allah mengutus Isa ibnu Maryam. Isa akan turun di menara di timur Damaskus, dengan pakaian yang dicelup dengan minyak  Wars dan minyak Za’faran, sambil  bergantung dengan kedua tangannya di sayap dua Malaikat. Jika Isa menggerakkan kepala, bertetesan air, dan jika dia menggerakkan kepala, biji-biji perak laksana mutiara berjatuhan darinya. Setiap orang kafir yang mencium baunya akan mati… Isa mengejar Dajjal sampai ke gerbang Ludd timur lalu membunuhnya. Kemudia datang kepada Isa suatu kaum yang dijaga Allah dari Dajjal, lalu Isa mengusap wajah-wajah mereka dan menceritakan kepada mereka derajat mereka di Surga.”

Rahasia mengapa Isa tidak membiarkan Dajjal mati sendiri adalah untuk mematahkan kekuatan dan fitnah makhluk itu. Dengan menyaksikan pembunuhan dan kematiannya manusia menjadi yakin bahwa Dajjal adalah makhluk yang lemah dan dapat dikalahkan, dan klaimnya adalah palsu dan dusta.

Setelah Isa menghancurkan Dajjal dan fitnahnya Ya’juj dan Ma’juj keluar dari zamannya, dan membuat kerusakan yang sangat dahsyat di bumi. Tentang bangsa Ya’juj dan Ma’juj ini diceritakan dalam Al-Qur’an Surat Al-Kahfi ayat 93-99. “Ketika Zulkarnain dalam perjalanan sampai pada suatu tempat diantara dua gunung, ia menemukan di sana suatu kaum yang nyaris tidak bisa memahami perkataan. Kaum itu mengadukan kepadanya bahwa yang mengancam mereka adalah bangsa Ya’juj dan Ma’juj, dan memintanya untuk membangun tembok yang dapat melindungi mereka ari kejahatan Ya’juj dan Ma’juj.

Zulkarnain memenuhi permintaan mereka, “Hingga apabila dia telah sampai diantar dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata, “Hai Zulkarnain, sesungguhnya Ya’juj dan ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan suatu pembayaran kepadamu supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?

Zulkarnain berkata, “Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekauatan, agar aku membuat dinding antara kamu dan mereka, berilah aku potongan-potongan besi, hingga apabila besi itu sudah sama rata dengan kedua gunung itu, Zulkarnain berkata, “Tiuplah, hingga apabila besi itu sudah menjadi api, diapun berkata, “berilah aku tembaga agar aku tuangkan ke atas besi panas itu.” Maka mereka tidak bisa mendakinya dan tidak bisa melubanginya. Zulkarnain berkata, “Ini adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh, dan janji tuhan itu adalah benar,” kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian di tiup lagi sangkala, lalu kami kumpulkan mereka itu semuanya.” (Al-Kahfi: 93-99).

Rasulullah SAW menjelaskan, “Ya’juj dan Ma’juj akan dilepas, dan mereka keluar menyerang manusia, sebagaimana difirmankan Allah SWT. “Dari tempat-tempat yang tinggi mereka keluar dengan cepat,” mereka merambah bumi. Orang-orang muslim berlindung di kota-kota dan benteng-benteng untuk menghindari mereka. Mereka merampok hewan-hewan kaum muslimin, mereka minum-minum air di bumi sampai sebagian mereka melewati sebuah sungai dan meminum airnya hingga kering, lalu lewat orang-orang setelah masa mereka, dan berkata, “Dulu di sini pernah ada Air.”

Kemudian, ketika tidak ada lagi yang teresisa kecuali satu orang di benteng atau di kota, seorang dari mereka berkata, “Penduduk bumi sudah kita habisi, tinggal penduduk langit.”

Lalu salah seorang mengambil senjata dan melemparkannya ke langit, dan senjata itu kembali dengan darah yang mengandung bala dan fitnah. Ketika mereka dalam kondisi demikian, Allah mengirimkan ulat-ulat ke leher mereka, sehingga mereka mati tidak berdaya.

Lalu orang-orang muslim berkata, “adakah sukarelawan yang mau melihat apa yang sedang dilakukan musuh?”

Salah seorang menyatakan bersedia, dan diperkirakan dia bakal terbunuh. Dia turun dan menemukan mereka sudah menjadi bangkai yang bertumpuk-tumpuk, lalu dia berseru, “Hai orang-orang Islam, bergembiralah sesungguhnya Allah telah mengalahkan musuh kalian untuk kalian.”

Mereka keluar dari kota-kota dan benteng-benteng mereka, melepaskan hewan-hewan ternak mereka, tetapi mereka tidak menemukan tempat pengembalaan kecuali telah dipenuhi mayat. Maka sesuatu tang paling disyukuri saat itu adalah rumput yang ditemukan.

Tanda-tanda besar kiamat itu, setelah datangnya Dajjal, dan turunnya Isa Almasih, yang membunuh Dajjal dan Ya’juj dan Ma’juj, yakni antara lain hapusnya ajaran Islam, hilangnya Al-Qur’an dan penyembahan berhala. Berikutnya adalah penghancuran Ka’bah oleh Dzussuwaiqatain (tokoh jahat semacam Dajjal), barulah matahari terbit dari barat, keluar binatang melata, dan api yang menghimpun manusia sebagai akkhir kiamat yang merusak dunia dan seisinya.

Bagaimana kita mengenali Nabi Isa AS. Rasulullah memberikan petunjuk, “Pada malam ketika saya di Isra’-kan, saya bertemu Musa…” lalu beliau menyebutkan ciri-cirinya, kemudian melanjutkan sabdanya, “Dan saya juga bertemu dengan Isa, perawakannya sedang, kulitnya merah, seperti orang yang baru keluar dari permandian.” (HR Bukhari-Muslim).

Kalau kita gabung dengan hadis-hadis lainnya, ciri-ciri Nabi Isa, bertubuh sedang, tidak tinggi dan tidak pendek, berkulit merah agak coklat, dan berbulu, dadanya bidang, rambutnya lurus seperti orang baru keluar dari permandian, dan rambutnya sampai di bawah ujung telinga bagian bawah, yang disisir dan memenuhi kedua pundaknya.

Setelah Dajjal dibunuh oleh Nabi Isa, bumi menjadi damai. Kala itu Allah menurunkan hujan, sehingga membersihkan bumi yang telah rusak hingga cemerlang seperti kaca. Kemudian tumbuhlah berbagai pohon buah-buahan, sehingga manusia bisa memakan dan berteduh di bawahnya. Begitu juga ternak, tumbuh dewasa dengan cepat. Susu kambing seekor, dengan barakah Allah, dapat mencukupi satu keluarga, susu seekor sapi dapat mencukupi satu kabilah, serta susu seekor unta bunting yang akan melahirkan dapat mencukupi kebutuhan banyak orang.

Penghuni planet bumi ini hidup dengan aman, tidak ada permusuhan diantara umat manusia, begitu juga dunia Fauna. Ular dapat hidup bersama unta, harimau berdampingan dengan Sapi, dan Srigala bersama kambing. Malah anak-anak kecil bisa bermain dengan ular, dan ular itu tidak membahayakan bagi mereka. Nabi Isa akan menjadi hakim yang adil, membebaskan Jizyah, pajak Jiwa. Sifat bakhil, saling membenci dan saling dengki, akan hilang. Orang-orang menawarkan sedekah dan zakatnya kepada orang lain, tetapi tidak ada yang menerimanya.

Namun masa tata tentrem kerta raharja, gemah ripah loh jinawi relatif hanya sebentar. Menurut Sahih Muslim, sekitar tujuh tahun, sehingga menggenapkan usia Nabi Isa di bumi menjadi 40 tahun, sebab ketika diangkat Allah ke langit umurnya baru 33 tahun, setelah itu Allah mengirim angin yang sangat dingin dari arah Syam, dan terjadilah kiamat.

Habis

  1. Kisah Nabi Isa Bagian Pertama: Kisah Nabi Isa AS, Bayi Ajaib yang Lahir dari Rahim Wanita Pilihan
  2. Kisah Nabi Isa Bagian Kedua: Kisah Nabi Isa AS Diangkat ke Langit
  3. Kisah Nabi Isa Bagian Ketiga: Kisah Nabi Isa AS dan Kaisar Herodes dari Romawi
  4. Kisah Nabi Isa Bagian Keempat: Kisah Maryam yang Senantiasa Menjaga Kehormatan
  5. Kisah Nabi Isa Bagian Kelima – Habis: Kisah Nabi Isa Turun ke Bumi

22 COMMENTS

  1. assalamu’alaikum wr. wb

    kenapa (Az-Zuhruf: 61) diartikan demikian??

    “Sesuungguhnya dia adalah tanda terjadinya kiamat.”

    apakah benar demikian tafsirnya??

    ———–
    bagaimana pula dengan ayat ini ??

    Al Anbiyaa’ 34 -35

    Al Mu’minuun 50

    bagaimana pula penjelasan ttg ayat2
    surah Maryam 31-33….??

    dan apa hubungan antara surah maryam 19 (kepada Yahya) dan Surah Maryam 33 (kepada Isa)??

    bagaimana hubungan surah Maryam 33 dan surah An-Nisaa’159?? [apakah itu hari KEBANGKITAN??… APAKAH itu HARI KIAMAT???]

    dan Apakah Hubungannya surah An- nisaa’ 157-158 dengan surah Al Mu’minuun 50..???

    dan apa hubungannya antara kuburan di Qumran dengan keterangan di surah Al Mu’minuun 50..???

    dan ttg Hadis yg menceritakan bahwa HAMPIR SAJA ISA.AS AKAN DITURUNKAN dst…, [ apakah hubungannya dengan surah maryam 90-91…??

    …………. terima kasih atas atensinya
    wassalamu’alaikum wr wb

  2. Orang-orang yang sesat dan mengagungkan logika (yang dangkal) kadang menggunakan argumen-argumen yang rapuh untuk menyanggah keyakinan bahwa Isa bin Maryam akan turun di akhir zaman. Di antara alasan mereka menolak keyakinan ini adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan bahwa tidak ada nabi lagi sesudah beliau. Dengan pernyataan semacam ini (yang asalnya dari dalil Qur’an dan hadits), mereka pun menyanggah dalil-dalil yang menyatakan bahwa Isa bin Maryam akan turun di akhir zaman.

  3. Assalamualaikum wr. wb.
    Puji Tuhan Allah sekalian Alam, dengan membaca blog ini saya sangat saya mendapat tambahan ilmu yang berupa wawasan Aqidah atau agama. menurut versi saya… bahwa ISA AS memang tidak mati bahkan tidak disalibkan, karena yyang disalibkan itu hanyalah “Gedebok Pisang” agar supay membuat ummat dibumi semakin bingung dengan kebingunga merka sebagaimana kaum yahudi yang menyangka mereka telah membunuh utusan Allah itu dengan cara digantung dikayu salib. sedang dalam alquran diceritan bahwa Jibril pada malam sebelumnya telah datang kepada nabi ISA AS dan menyampaikan berita “Kematiannya” dengan jalan diangkat oleh Allah kesurga karena daripa pada mati dibunuh oleh kaum Yahudi (ROMAWI)maka berkatalah Allah melalui Jibril :”Hai Isa sesunguhnya AKU akan menyampaikan kamu tentang akhir ajalmu dan mengakat kamu kepadaku dan membersihkan kamu dari orang kafir disekililingmu, dan aku akan memberitahumu tentang apa yang mereka “Kaum “Yahudi” yang menjadikan selisih paham kepadamu….” dari ceritra ini kita yang mempunyai akal bisa menarik satu kesimpulan bahwa memang ISA AS tidak mati seperti yang ummatnya menyangkakan sampai akhir jaman ini, bahkan para Herodes dan Kaisar Pilatus beserta para staf tentara kerajaan “ROMAWI KUNO” sangat bimbang dalam keragu-raguannya, masa kita bisa membunuh dengan mudah Nabi/Rasul Allah itu? dan sebenarnya juga dalam Ummat ISA Telah diperintahkan “SHOLAT” seperti yang dilakukan Ummat Muhammad, karena sebelum kelahiran nabi Isa AS maka maryam Ibu ISA diperitahntahkan dengan ayat : “Hai Maryam sesunguhnya Allah akan mengangkat kamu dan meningikan kamu diantara wanita yang semasa dengan kamu, Hai Maryam seusunguhnya Allah akan mengembirakan kamu dengan kelahiran sorang “PUTRA” yang diciptakan yang datang dari padanya yaitu “KUN FAYA KUN”, dan Hai mmaryam Taatlah kepada Tuhanmu (ALLAH) dan Hai Maryanm Rukuk dan sujudlah engkau bersama orang-orang yang rukuk”. jelas sekali bahwa disini Maryam Ibunya ISA saja disuruh Sholat, “Apakah Sholat Itu”? ini yang menjadi bahan pembicaraan orang bahkan para Kaum intelektual sehingga tidak jarang “ME-MAKNA-I” sholat itu beraneka ragam sehinga bukan menjadikan manfaat tetapi malah sebaliknya malah menjadikan “TAQWIL” bagi mereka, dan akhirnya timbulah perdebatan-perdebatan yang mestinya dan HAQ tidak boleh terjadi, padahal “sholat” yang diperintahkan kepada Maryam itu sama seperti apa yang diperintahkan kepada “Muhammad” karena sesunguhnya Allah mengetahui siapa yang melakukan (SHOLAT) dan siapa yang hanya duduk-duduk saja sambil makan singkong dan tepuk tangan. karena semua kitab-kitab Allah itu adalah sebuah “Algoritma”, untuk bisa dapat dimengerti dan dipahami oleh “segala bangsa” atau “Semua Ummat”bukan hanya insan (Manusia) Bila perlu Jin dan Malaikat sekalipun. Alhamdulillah Nabi Terakhir tidak “menyalahi” aturan dengan selalu menyantuni “TAHU ADAB” terhadap Semua nabi ALlah terdahulu dengan dicatat dalam “Al-Quran” sehinga ummatnya tidak menjadi bingung dan Alhamdulillah ummat akhir jaman itu taat dan tawakal kepada kitabnya dan kepada Sunnah Rasulnya, maka mana lebih baik percaya atau mengenal satu nabi atau mengenal semua nabi? Demikianlah kami membuat bingung “ummat sedunia” Mulai jaman ADAM sampai Akhir jaman ” Ummat Muhammad” dan yang wajib bagi mereka itu untuk masuk keistana Kerajaan “SORGAKU” adalah mereka yang telah mengunakan “Akal dan Matahatinya” untuk bisa mencerna algoritma “KITAB ALLAH” yang telah diturunkan dengan demikian mereka tidak akan saling bunuh dan saling pukul dan saling tiu menipu karena sesunguhnya mereka itu “TAHU DIRI dan TAHU ADAB” inilah awal dicptikan mahkluk yang namanya INSAN / manusia, yang diangap Oleh ALLAH paling sempurna dari hasil “KaryaNYA” ternyata malah lebih jelek dari “JIN DAN MALAIKAT” YANG MERUPAKAN DUA MAHKLUK CIPTAAN TERDAULU dengan : Membunuh para nabinya sendiri” dengan ayat dalam aquran : Katakan bkepada orang yang membunuh para nabi(“ISA,Muhammad/dan keturunannya”) yang memang tidak dibenarkan dan membunuh orang yang ingin mengetakan dan berbuat “BENAR/ADIL” katakan kepada mereka AKU akan mengazab mereka dengan siksaan yang amat perih “Neraka” kurang lebih suhu permukaan dibumi magma 600 derajat Celcius, 60000 derajat celsius dan suhu ledakan 60.000 dalam suhu gejolak 60000×10 kelipatannya.

  4. Malam sebelum penyaliban itu berkatalah ISA AS kepada Turunan Dazal YUDAS, Hei Yudaisame…..ingat sebelum ayam berkokok 3x, sekali lagi YUDAISME…sebelum ayam berkokok 3x kamu akan mengingkari Kerasulanku….dengan mentakan dihadapan Sidang (DEMOCHRISTUS) ROMA Lpaskan barnabas dan SALIBKAN DIA..Lepaskan Barnabas dan SALIBKAN DIA(ISA)karena kamu takut akan ancaman kaum “ROMAWI” jika kamu tidak mengakalkan dengan mengatakan kalimat itu maka “KAMU YANG SAYA PANCUNG” demikialah kata “PILATUS kepada “YUDAISME” dengan membuat “FITNAH, TAQWIL” yang sangat besar itu…dan akhirnya menghentikan penyebaran Agama “Pembawa Injil”, dan ISA Aku(ALLAH) akan meberitahu apa yang selama ini mejadikan salah paham antar mereka(Manusia)karena disamping mereka (Mansuia) juga kusertkan “IBLIS” seperti yang telah mengganggumu pada saat Kamu ALLAH suruh Puas 40 40 malam sebuah dibukit. jadi yang membunuh para nabi itu adalah PAra IBLIS yang “menjilma” yang katanya kitab kitab adalah “DAZAL” ANAK DAZAL, CUCU DAZAL, “BUYUT DAZAL” dan Ketika seleksi dimulai maka Beliau ISA Akan berpihak kepada kaum muslimin dengan Pertama Melakukan SHOLAT(Karena perintah ini terabaikan olehnya dan ibunya seperti ayat di atas)kemudian belaiu bersama pasukan Toyibah “Mansuro” yaitu umat pilihan dari jaman “Adam sampai Muhammad” akan memerangi DAZAL DAN KETURUNANNAY yaitu manusia yang terkontaminasi ZAT DAZAL,SIFAT DAZAL,ASMA DAZAL, AFAL DAZAL, …akan bertempur denga Ummat pilihan Allah yaitu ZAT ALLAH,SIFAT ALLAH,ASMA ALAH,AFAL ALLAH yang dipimpin oleh ISA AS dan karena ISA dulunya banyak dibodohi oleh dazal termasuk sahabannya sendiri “YUDAISME” maka Dia yang berhak membuhuh “DAZAL”, di akhir zaman ini banyak hal itu kita dapati dijalan-jalan bahkan disekeliling kita bahkan didalam rumah tangga kita bahkan asnak cucu kita yaitu “PEMBOHONG/PENIPU/PENDUSTA/PENFITNAH” inilah sifat dazal yang sebenarnya selalu menyuruh manusia berbuat salah bukan berbuat benar karena yang benar itu ALLAH semata dengan kalimat “ANA ALHAQ”

  5. Jadi saudarku yang telah dibodohi oleh kaum yahudi”Demi ALLAH, DEMI ADAM, DEMI IBRAHIM, DEMI MUSA,DEMI ISA DEMI MUHAMMAD” meraka itulah utusan Allah yang hanya untuk “menunjuki ummatnya jalan yang lurus” agar terlesdpa dari ganguan Serta hasutan dari Jin dan Manusia yang terkontaminasi “JIN”, Atau “Anak JIN” Atau “CUCU JIN” segera kembalilah kejalan yang lurus yaitu jalan yang diajarkan oleh para Nabi dan sesunguhnya DIA(Muhammad adalah paling dekat dengan Ibrahim, ISA, bahkan ALlah Sendiri). Untuk kaum muslimin Innadinaindallah hil islam, sesunguhnya algoritma dari agama-agama itu yang diwakili dengan kitabullah (KITABULLAH) merupakan satu jalan yang leurus dengan selalu menjalankan sareat, tarekat, hakikat dan marifat, dan sesungunya agama yang paling saya ridhai adalah “ISLAM(Selamat dan menyelamatkan, ingat dan mengingatkan sesama ummat(Manusia)” dan tidak akan selisih paham orang yang telah AKU beri Alkitab, Taurat dan Injil jika Atelah Aku beri petunjuk” dan sesunguhnya Allah berkehendak kepada siapa yang dikehedakinya,,, kalau Allah berkehendak menyesatkan seseorang maka dengan kunfayakun sesatlah dia, dan jika allah ingin mengangkat derajat seseorang maka dengan kunfayakun maka terangkatlah dia bagaikan Nabi ISA AS diangkat Kesorga dan duduk disebelah kanan “ALLAH” dan pada waktu yang telah ditentukan (Kiamat) maka dia akann diturunkan untuk mematahkan “Salib” (Karena Trauma dan merasa gagal dalam berdakwah oleh Pilatus dan Herodes, karena dibohongi oleh “YUDAIS-ME” dan akan amengadili ummatnya(Nasrani) dan kembali kepada kaum “Toyibah Mansuro” Ummat Muhammad dan berperang melawan dazal yang berupa JIN-JIN yang menjelma (Nyata) Maujud, berupa binatang melata, dan Dazal akan hancur luluh ketika melihat ISA AS diibaratkan garam kena air karena sesunguhnya ISA AS mempunyai Motto, “AKULAH TERANG DAN GARAM DUNIA ITU” dan Agama Islam itu sbeagi pelanjut dari Kitab yang telah diputarbalikan oleh kaum Yahudi yang bukan dari alkitab tetapi mereka membuat kitab seakan-akan dari Alkitab, dan Bahasa “Ibrani,dan Arom adalah satu keturunan bahasa yang antara ISA dan “Muhammad tidak pernah bertemu muka” melainkan rahasia ghaib yang diberitakan jibril kepada “Muhammad SAW”, karena islam lahir setelah nasrani prak poranda oleh kaum “ROMAWI KUNO” yang dipimpin oleh “Herodes dan Pilatus”, dengan menjadikan taqwil bahwa besok kamu disurga “semua” karena yang dibneraka adalah yang “disalibkan itu” alias karena telah menangung dosamu-dosamu” padahal mulai dari Adam sampai umat akhir jaman Allah berkata: Setiap diri akan mempertangunjawabkan apa yang telah diperbuatnya didunia ini tidak terkecuali itu anak adam, itu anak Nuh(AIR BAH), itu Anak LuthSodom dan Gumorah), kubakar juga kalau “KAFIRUN” demikianlah kita diberi software yaitu “OTAK” untuk berpikir bukan jadi “penganut” yang ujungnya manut saja kayak “kerbau dicocok hidung” debati kitab-kitabku itu jika mampu dan sanggup, bukankah kamu dulunya setets “Mansi” yang ditumpahkan? dan setelah jadi manusia menajdi pendebat ayat-ayat kami? hebatkah anda(mansuia) heheheheheh Aku yang menag..akau yang menang..akau yang menang… kata dazal dan kelompoknya,dan lengkaplah sudah penderitaan manusia dengan terbukti ayat: Ya Allah ngapai lagi kamu bikin mahlkuk yang ketiga itu(Mansuia) bukankah mereka itu hanya akan merusak bumimu itu? Diam kamu IBLIS/JIN sesunguhnya “kamulah” penghasut itu, sehingga mahlkuk yang ketiga yaitu manusia saya lengkapi dengan Barainware,Proccessor,RAM, serta Hardware9 ALLAH(RUH), JIWA,OTAK,JasaD) itu banyak yang kunerakan karena kebodohon mereka sendiri yang Manut/ANUT/Penganut Ktab mu (DAZAL) Bukan Kitabku (Taurat/TORAH, Injil, Alquran)dengan sekali “JILAT” maka neraka itu akan melontarkan “Lidah Api” setingi dan sebesar isatana hinga mencapai kebumi……demikianlah dongeng “para NABI itu” namun mempunyai Ketetapan atau “Konstanta”…..yang ditulis oleh penulis Yang Agung dan dibawa oleh Pembawa yang agung “AHLI KITAB” (Para Nabi)……dan lidah matahari samopi kebumi pada awal massa kekasian “nebukanezar” dan mereka mempercayai itu adalah “NAGA API” sebagai Tuhan padahal kosmik telah membuka wawasan seluas-luasnya dengan “IPTEK” yaitu Akal TAHU/WERUH/KAWERUH/PENGETAHUAN MODERN” bahwa matahari hanya sebuah bola gas yang berpijar bukan “TUHAN RA”

  6. mari kita sama-sama berpikir bukan hanya berpikir untuk makan kata ISA AS, : “Enyah kamu iblis manusia itu bukan hanya “makan”, “minum” “berak” “tidur”, saja didunia ini,,waktu beliau di hasut ioleh Iblis/Jin, wong aku aja diciptakan cari Rohul kudus masih ikut perintahNYA yaitu puasa 40 hari 40 malam apalagio kau, anda, saya, siapa keturunan anda? Taurat mencatar bahwa Akulah Tuham Allah-mu, Jangan ada Tuhan-Tuhan lain selain AKU,dengan ayat KAsihiliah sesamamu manusia seperti mengasihi dirimu sendiri dengan 10 perintah Tuhan(Musa) dan kaum yang datang terkemudian ditambah satu derajat klagi pengetahuannya yaitu Man Arofa Nafsahu Faqod Arofa Robbahu “kenalilah diri maka kenal Tuhanmu”, sebab siapatahu aku keturunan firaun, aku keturunan yahudi, aku keturuna pilatus, aku keturunan firaun, atau aku keturunan JIN sekalipun maka Pintu Tobat masih terbuka selama manusia(insan) tadi belum ketemu ayat innalilahiwainailaihirojiun(dari pada-MU kembali kepada-Mu” dan ini berlaku mulai “Adam sampai ummat akhir jaman” maka setiap yang bernyawa/berjiwa pasti mengalami akan “kematian”, termasuk firaun yang dulunya sombong sangkuh sekarang jiwanya kemana? yang ada hanya jasadnya yang di formalin kata orang modern untuk bisa diambil hikmah dan dijadikan pelajaran bagi kaum/orang/manusia/hamba yang datang terkemudian…..supaya mereka berpikir…tentang “MATINYA”

  7. dan kalimat terakhir dari Isa Ibnu maryam, Isa Putra maryam ISA AL MASIH yaitu ELI…ELI…Lama “SA-BA-KH-TA-NI”…. ALLAH…ALLAH….jangan kamu tingalkan AKU……dan penggalan kalimat diatas adalah “Sa-Ba-Kh-Tho,Nun” demikianlah Allah menciptakan itu adalah suatu “Kripto” atau sandi atau kode antara Bahasa Ibrani dan bahasa Arom….dan Bahasa Jawa….Sa-BO-KHO-To-NO….. apakah ada hubungan ummat disini dan disana dengan adanya Kripto..kode…Cript…ini iinilah yang menjadi Rahasia dibalik Rahasia…..sesunguhnya Aku ada pada rahasia HambaKU…dan AKU ada pada Prasangka hambaKU..(Sangkan Paran ing dumadi) Allah diangap Ketek yo monggo, Allah diangap SApi Bule yo monggo, Allah diangap Buaya Kuning yo monggo, Allah dianggap naga yo monggo, Allah diangap patung yop monggo, karena satu Kata Allah “Lakun dinukum waliadin” dari semiliar sangka hanya ada datu sangka yang “BENAR” karena yang Benra itu “YO AKU” “Yo AKU SING BENAR” Seng salah manusia bersekongkol dengan nafsu yang ada dalam hatinya…yang didominasi dari “Minal Jinati dan Wannas” yaitu iorang yang dijuwaswisu oleh nafsunya sendiri yaitu sangkan tak “bermakna”

  8. Satu ketetapan AKU(ALLAH) “BENAR” AKU “SALAH’ itu Temanku “SYETAN” dan ANAK CUCUNYA SYETAN, maka benar 1 salah 0 putul alias tidak dibangkitkan pada “tiupan sangkakala kedua” kalaupun dia berusaha bangkita maka jadilah dia ZOMBIE (MAyat Hidup) karena “DAZAL” Bukan Karena AKU(ALLAH)

  9. dan berati kalau bukan Allah pasti setan/Dazal dan akhirnya akan berhadapan dengan ISA AS….dan pasukannya,ditambah dengan WIDODARI/PERI diangan-angan Malaikat,dan kaum suhada..bilieve it or not karena kami menari manusia, JIN dan malaikat yang percaya kepadaKU(ALLAH) bukan sebaliknya kami tidak berkehendak kepada pembangkang seperti Herodes dan Platus, firaun…yang membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan karena takut tersaingi “RAJA-nya” DUNIA karena mereka sesunguhnya pencinta kehidupan dunia yang yang nyat hanya sesaat dan lebih lama dialam abadi Akhirat, dan NERAKA ITU PEMBAKAR KULIT MANUSIA,JIN,DAN MALAIKAT, MAKANYA JINYA BANDUNG BIONDOWOSO LARI KOCAR-KACIL PADA SAAT MELIHAT CAHAYA MERAH DIUFUK TIMUR KARENA TAKUT TERBAKAR SINAR GAMANYA “MATAHARI”

  10. Saya rasa apabila anda sekalian mempercayai nabi Mohammad SAW, silahkan perdalam silsilah Nabi Anda, jangan berteori tentang nabi lain. Bila ingin memperdalam kehidupan nabi Isa lihatlah di Alkitab, nabi Nuh di Taurat/ perjanjian lama, Budha Gautama lihatlah di Whedha. Lha kalau lihat nabi Isa di Al Quran, sama aja mendiskripsikan seorang bapak oleh tetangganya bukan oleh anak atau istrinya, yang jelas tiap hari hidup bersama.

  11. Apa yang ada di dunia ini semuanya telah tertata rapi. di buat sedemikian rupa dan begitu indahnya. sebenarnya islam, kristen, dan yahudi itu bersaudara. sama-sama di bawa oleh utusanNya. namun demikian, pasti ada perbedaan dari segi pemahaman, itu pasti. meskipun anak kembar sekalipun, pasti memiliki sifat dan watak yang berbeda, iya toh?

    saran saya,
    Biarlah semuanya berjalan apa adanya, menurut kepercayaan masing-masing (bagiku agamaku, bagimu agamamu), yang terpenting DAMAI . . .

    untuk yang tidak sepaham ya mohon pengertiannya, cz postingan ini umum, bisa buat konsumsi kaum muslim, namun juga bisa diaca kaum non muslim.

    DAMAI ITU INDAH,
    bayangkan jika islam, kristen, yahudi, hindhu, budha, dan konghuchu (yang ada di Indonesia saya wiz) bersatu, bakal makmur, aman dan sejahtera:)

  12. hoooh bener tuh kata agung wicaksono… lagian memang ga ada yang baru dr site ini… kirain ada kajian mndalam (ssuatu y baru. isnya itu2 aj.. apalgi komentar2.. apa iya Tuhan berlaku bgt thp mahluknya, mo beragama atw tdk, benda smua alam cipta… )… heran. kok pmikiran n pmahaman itu perseis seperti pr pencermah… hobinya ngutip ayt hadis… heran.com

  13. dari semua kisah nabi yang telah dibaca memang cuma 1 agama yang diturunkan oleh Allah SWT yaitu Islam..
    jadi beribadahlah seperti yang di ajarkan nabi Muhammad SAW karena memang hanya ajarannya lah yang paling bisa kita mengerti dari semua nabi yang turun dan mengajarkan Islam sebelumnya..
    gunakan akal sehat anda dengan bijak dan jangan memaksakan pikiran anda untuk mengungkap semua kebenaran yang sesungguhnya diluar kemampuan kita untuk menjawabnya, itu hanya akan menjadi pengaruh buruk..
    dan bahkan akan menjadikan itu perselisihan diantara kita cukup laksanakanlah kewajiban kita sebagai umat Islam yang taat beribadah dan berzakat Insya Allah kita hidup dalam kesejahteraan..

  14. Tetaplah berporos pada ajaran Rasulullah niscaya kita akan selamat dunia dan akherat@mereka tidak akan henti-hentinya menteror dan menfitnah Islam…!

  15. Maaf sebelumnya..
    ane punya pandangan sendiri..

    kenyakinan emang hak setiap individu..
    hak mutlak yang tidak ada peraturan yang mewajibkan salah satu orang harus dipaksa memengang keyakinan menurut orang lain..
    kenyakinan sepenuhnya milik diri sendiri..

    tapi disinilah logika kita harus digunakan..
    orang pertama ADAM AS
    manusia pertama yang beragama islam (muslim) itu seluruh dunia (bumi)
    pertanyaannya kenapa sekarang dalam satu negara ada beberapa kenyakinan (agama)

    santai brother or syster dll.. etc…
    disini kita harus pintar memilih..hidup itu bukan untuk ngikutin yang sudah ada..
    tapi harus bisa memilih..
    karna intinya kita akan mati…
    nah setelah mati jangan sampai kita baru sadar.. nanti semuanya sudah terlambat..
    jangan berpikiran kita hidup didunia ini saja..tapi gimana nanti..

    salam sejahtera..
    manz rocker scbmrt

  16. Agung wicaksini, memang manusia itu dulunya hanya satu kemudia ditambah satu ini ayatnya:

    213. Manusia itu adalah umat yang satu. (setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang Kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkann itu dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus. (Al Baqarah:213)

    Namun dalam cacatan ini ada RAHASIA yang Setiap Yang PUNYA DIRI harus WAJIB bisa memecahkan dan menjawab ayat diatas itu, dan itu Kalam llah kepada muhammad buka kalam saya nah kalau kalam saya boleh saya anda bunuh tapi itu kalamullah yang ditujukan hampir disetiap kitab pada Awal kitab itu ditulis termasuk Taurat dan Injil, nah kalau dalam alquran ini ada catatan ini berrti kan “Allah Ngawur” dalam membuat AL-KITAB, namun kita sepakati bahwa Allah itu MAHA Segalanya termauk MAHA PENIPU sebab Kalau JIN fasik Bisa menipu manusia Masa ALLAH gak BIA sedang jin fasik itu ciptaan-NYA

LEAVE A REPLY