4 responses to “Kisah-kisah Penting di Masa Nabi Ibrahim Lainnya (III)”

  1. Imam Bukhari, Jejak Langkah Menelusuri Hadits Nabi (Bagian Pertama)

    […] SWT agar bayinya dapat melihat kembali. Beberapa hari kemudian dalam mimpinya sang Ibu bertemu Nabi Ibrahim, “Wahai Ibu, Allah SWT telah menyembuhkan penyakit putramu dan sekarang ia sudah dapat melihat […]

  2. jefri ramadhan

    ALLAH …akbarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr…………………………………..

  3. andreasmalau

    Kisah nabi ibrahim jelas2 salah ! Umat muslm memang penuh kebohongan. Memutar balik fakta,berimajinasi seolah2 benar.inilah yg didongengkan terhadap anak2 muslim dipengajian,disekolah2 maka terjadiah penyesatan yg luar biasa. Apakah kalian tdk pernah merasa bersalah mengajarkan sejarah penuh kebongon? Apa nurani kalian memang sama sekali tdk ada? Ismail itu anak dari seorang budak,tdk ada Allah mengangkat nabi dari keturunan budak- yg aku tau ajaran islam penuh dgn “Dusta yg melebihi kebohongan” kalian akan selalu saling membunuh sesama kalian kare kalian adalah pengikut raja dusta yaitu sang bapak dusta = iblis

  4. Arrasyid Ahmad Firdaus

    Subhaanaka Allahumma Robby wabihamdika Allahummaghfirly

    Wahai hamba Allah , kelak kau akan tahu dihadapan Allah swt agama apa yg haq/benar dan agama apa yg sesat . Tidak penting perdebatan , sesungguhnya syaitan selalu membela agama yg sesat dan umat yg sesat berada dalam lingkaran iblis ahli naar,

    Sungguh siapa saja yg mengolok-olok umat nabi muhammad Saw , sebenarnya dia lebih dungu dari hewan karena dia sendiri tidak beragama , tidak tau aturan didalam kitab-kitabnya, lantas kepada apa dia berpijak dalam hidupnya , siapa yg menciptakan dia ? syaitan telah membuatnya lebih hina dari hewan ..

    Sesungguhnya peringatan yg haq adalah mengingat sesuatu yang diperintahkan Allah dlm Al-Qur’an yaitu ingatlah akan KEMATIAN dan ingatlah akan azab ALLAH , ingatlah akan waktu2 shalat 5 waktu tiba , ingatlah semua hukum2 Allah dlm Al-qur’an dan Assunnah, baik itu larangan maupun kewajiban/perintah . Ingatlah akan bertaubat sebelum pintu taubat ditutup saat bumi berguncang dan berbalik arah perputarannya maka tampak matahari terbit dari arah barat. Dan ingatlah kan dosa dosa kita yang membawa kita diazab di jahanam. Ingatlah akan catatan amal-amal kita selama hidup di dunia, baik atau burukkah atau dari sebelah mana catatan amal2 kita itu dilemparkan Allah kelak di Yaumul hisab di padang maghsyar. Ingatlah akan kebesaran Allah saat bumi dan langit digulung bagaikan lembaran kertas karton. Ingatlah akan tempat yg kekal di surga atau neraka tempat kita nanti berada .

    Sesungguhnya manusia tinggal didunia itu sebentar saja bahkan tidak lebih dari 2 jam saja untuk ummat Rasulullah Muhammad saw. Dan mulai dari Nabi Adam tidak lebih dari 10 hari saja jika kita mau mengkaji Ilmu Allah dlm Al-qur’an. Apakah dunia itu lebih hebat dari akhirat sedangkan Akhirat adalah kekal , pantaskah manusia memilih sesuatu yang hina dina dihadapan Allah dari pada yang kekal. Sungguh manusia itu kebanyakan tidak bersyukur kecuali yang diberi petunjuk yang bertaqwa dan beriman hanya kepada Allah ta’ala.

    Wassalamu’alaikum ya Ikhwan

Leave a Reply