2 responses to “Zulkarnain, Nabi Ibrahim dan Nabi Khidir (Bagian Keempat, Habis)”

  1. Nabi Ibrahim AS, Menemukan Allah Melalui Pengamatan pada Alam (I)

    [...] Ibrahim dilahirkan di sebuah tempat bernama Faddam, A’ram, Mausul, Irak, yang termasuk wilayah Kerajaan Babilon.  Pada 2.295 SM. Kerajaan Babilon waktu itu diperintah oleh seorang Raja yang bengis dan mempunyai kekuasaan yang absolut, yaitu Namrudz. Ayah Ibrahim bernama Azar (Tarih) bin Tahur bin Saruj bin Rau’ bin Falij bin Aabir bin Shalih bin Afrakhsyad bin Sam bin Nuh AS. Ia adalah seniman membuat patung yang ulung, dan sangat dicintai oleh Raja Namrud. Patung-patung buatan ayahnya itu dijadikan sesembahan. Patung-patung itu dianggap sebagai Tuhan. [...]

  2. Pangeransurya

    Alhamdulillahm, subhanallah, Yang menciptakan para Wali dan Nabi, semoga kita selalu berpegang Pada Islam dan selalu mentahuidkan Allah, Insah Allah kita selalu menjalankan syareat, thorekat, hakekat dan makrifattullah dan selalu belajar dari sejarah para Nabi dan Rosul dan para pejuang pejuang Islam, insah Allah kita akan mengalami hidup bahagia Dunia dan Akherat, amin.

Leave a Reply