14 responses to “Abdurrahman Jami, Penyair Sufi yang Mengetahui Hari Kematiannya”

  1. Najmiy

    Assalamu’laikm.. Afwan, sprti’y antum2 tau bnyk tntang para sufi.. Ana cuma mau minta tolong, mudah2n ada yg brsedia.. Ana mau tau crita biografi s’orang sufi yg brnama nizamuddin aulia/nizamuddin delhi yg ada d india, yg kata’y skarang maqam’y bnyk ddtangi olh para pziaroh, bhkan dr luar india.. Ana brharap antum2 ada yg mau bantu! Kirim crta’y k email “abu_nizham@yahoo.co.id”.. Sblum’y ana ucpen syukran buat yg bsdia bantu.. Wassalaam

  2. suroso

    Makam tertinggi kedekatan seorang hamba dengan KhalikNya adalah menjadi kekasihNya (Waliullah).

    Sufi Besar abad ini, Bapanda Guru HSS Dermoga Barita Raja Muhammad Syukur mengatakan “Tak tahu, maka tak kenal, tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, tak cinta maka tak kasih”

    “Tidak ada yang tidak diberi kepada Sang Kekasih…apapun…termasuk mengetahui hari kematiannya”

    mengetahui hari kematian bagi seorang Waliullah adalah wajib, termasuk Seorang Abdurrahman jami, seorang penyair Sufi pada zamannya. Apalagi Beliau adalah cucu Guru pendiri Tarekat naqsyabandi.

    Kita pun yang awam dapat mencapainya kok….mari segera kita mencari tahu untuk mengenalNya….mudah2an mendapat CintaNya.

    Amin7x.

  3. helmy

    assalamu’alaikum. sorry mas kalo boleh usul, tulis donk buku rujukannya agar kita bisa lebih berwawasan menganai beliau2…

  4. weby aremania

    assalamu’alaikum wr.wb
    untuk abang sufimuda yang baik hati, . , . ,
    mohon kasih tau silsilah tarekhatnya YMM bapanda saidi syekh dermoga barita raja muhammad syukur ya bang, . ,. , .

  5. balas suroso

    lagi jualan ya pakai promo segala……

  6. mh.charies el qudsy

    Asslm, bilakah kita lari dari alam yg sebgian org menganggapnya hidup dialam kmatian ini… Bilakah mentari tk terlihat, bintang tk brsinar, dan rembulan mghilang tnpa jejak… Dptkah kita hindari hdirnya siang & dtgnya senja maupun jelangnya fajar.
    Bukankah kita trkungkung dlm penjara raga, trbelenggu nafsu yg menghantarkan kt pd jurang knistaan.. Bukankah yg kt anggap kmtian itu ssungguhnya adalah pintu jln kehdpan, yg mlpaskan kita dri blenggu ktergantungan… Lepasnya jiwa dri pengapnya ruang penjara raga…
    Adakah pengetahuan kt ttg sesuatu yg kan trjadi… Kcuali angan2, asa, n harapan yg kemudian terijabah… Kecuali karna secuil rahmat yg dti2pkan pd kita oleh-Nya… Bukan pngetahuan kita, bkan milik kita, bkan suatu klebihan kita… Itu itu semua milik-Nya yg ditampakkan pd makhluq-Nya sbagai tanda ats kkuasaan-Nya…
    Kita & smua yg hidup bkanlah apa2, hanya pelaku sandiwara kehidupan yg diciptakan-Nya & disutradarai-Nya… Dialah Segala2nya… bukan kita atau siapapun yg hanya sbagai pembawa risalah & rahasia-Nya.

  7. Toto Arbi

    Wajib dicari apa yg dikatakan saudara Suroso, walau datang merangkak ke puncak gunung yang bersalju..untuk menemui Wali Kutub.
    semoga saya masih sempat diberi hidayah untuk menemukan Beliau.
    selamat menempuh jalan

  8. Andi

    Asslm. Subhanallah, sungguh kita akan meningkatkan amal ibadah dan keimanan kepada Allah, jika kita tahu datangnya kematian, namun tak satupun didunia ini luput dari kematian. Semoga kita mati dlm khusnul khotimah. Amin.

  9. Andi

    Subhanallah…

  10. roni

    tahu kah anda al gazali .para 4 mazhab dan abdulqadir zailani dan para pembesar 2 d agama islam itu adalah para sufi org tarikat kenapa sekarang tarikat sekarang di sumabra di larang apakah kita sudah israel semua

  11. maliki muhammad

    MARILAH KITA RENUNGI BERSAMA…

  12. jambri

    Dunia ini tempatnya orang rebutan,t
    empatnya orang Makan orang.” Hidup Hanya pearmainan.

  13. Abu Niam

    MAN ZAYYANA DHOHIROHU BIL MUJAHADAH…HASANALLOHU SAROIROHU BIL MUSYAHADAH…(RISALAH AL-QUSYAIRIYYAH)

Leave a Reply