7 responses to “Abdullah Al-Mubarak: Antara Cinta Asmara dan Cinta Allah”

  1. warbisnis

    sungguh sebuah kisah yang patut untuk di contoh!!

  2. almubarak

    oh? ternyata gw bukan arab? tapi orang turki?

  3. Lidans_esky

    Sungguh brntng mjd spt budak almubarak. . . .
    Meninggalkan dunia ini dg iman yg menggunung di dadanya

  4. azflaz

    ya allah ampunilah dosa yg ku miliki ini..aku telah trlena dan melupakanmu krna mencintai ciptaanmu itu…astaghfirallahaladzim..

  5. Al Humairah

    Subhanallah, sesungguhnya cinta sejati hny u/ Allah…

  6. mohamed

    Kisah yang sangat bagus… sempat kubaca beberapa kali pas bagian dia bermimpi saat menunaikan ibadah haji tuh…

    Ada yang kurang di dialog 2 orang malaikat tersebut ya akhiy…
    coba perhatikan percakapan 2 malaikat yang ditulis diatas;

    —-Ia bermimpi melihat dua malaikat turun dari langit dan berbincang-bincang. “Berapa orangkah yang menunaikan ibadah haji tahun ini?” tanya salah satu malaikat itu. “Enam ratus ribu orang,” jawab yang satu. “Tidak seorang pun!” jawab yang lain. Mendengar perbincangan itu, Al-Mubarak gemetar.——

    nah ini seharusnya ada tambahan jawaban malaikat kurang lebih begini; “Dari 600rb orang itu, berapa yang hajinya diterima Allaah (haji mabrur)?” baru di jawab oleh malaikat yang satu; “Tidak seorang pun!”.

    mudah2an bisa jadi bahan ralat…
    Wallaahua’lam bi shawab…

    Wassalaamu’alaikum wr.wb.

  7. dave

    subhanallah,, :-)

Leave a Reply